-->

Taman Bunga Cihideung di Bandung

Perkembangan pariwisata kota Bandung berkembang dengan begitu pesat, seperti halnya di Cihidueng yaitu sebuah desa yang berada di kecamatan Parongpong ini dahulunya hanyalah sekedar tempat untuk bercocok tanam yang seadanya saja. Seiring dengan perkembangannya, sekarang tempat ini sudah menjadi sebuah kawasan wisata taman bunga yang indah.

Disebut dengan kawasan wisata taman bunga karena memang disini terdapat banyak sekali bunga di sebanjag jalan. Berbagai macam jenis tanaman bunga yang dikembangbiakkan dapat Anda temukan disini, mulai dari tanaman hias sampai dengan tanaman potong ada di tempat ini.

Taman Wisata kebun Bunga Cihideung ini lokasinya berada di Desa Cihideung, kecamatan Parongpong, kabupaten Bandung atau berjarak sekitar 20 Km jika dari kota Bandung. Taman Bunga ini juga bisa diakses dengan menggunakan fasilitas kendaraan umum ataupun menggunakan kendaraan pribadi.

Kebun Bunga Cihideung di Bandung
Kebun Bunga Cihideung di Bandung
Letaknya berada sekitar 4,7 km jika dari Jalan sersan Abjuri yang lokasinya berada dekat pertigaan terminal Ledeng pada jalan yang mengarah menuju daerah Lembang, tepatnya desa Cihideung ini memiliki luas lahan sekitar 50 hektar. Desa yang sebelumnya hanya dijadikan sebagai tempat untuk bercocok tanam sederhana ini sekarang telah berkembang menjadi sebuah Kawasan Wisata Bunga dan produknya juga telah terkenal sampai ke mancanegara.

Desa wisata taman bunga Cihideung ini menunjukkan keindahan dan juga keasrian alamnya. Hamparan kebun bunga yang sangat bervariasi dapat memanjakan mata Anda dan menjanjikan kedamaian hati. Mulai dari bunga krisan, mawar, gladiol, aster, sampai dengan pohon buah jeruk kimkit juga dapat Anda temukan di tempat ini.
Kebun Bunga Cihideung di Bandung
Kebun Bunga Cihideung di Bandung
Harga bunga potong ataupun bunga pot / polybag sangatlah bersaing sekali. Para petani serta penjual bunga yang ada disini sangatlah ramah dan dapat membuat anda merasa betah juga terkesan. Keahlian lainnya yang dimiliki oleh para petani bunga di Cihideung ini adalah membuat dekorasi yang indah untuk acara-acara tertentu seperti halnya pesta pernikahan, ulang tahun, dekorasi untuk acara-acara seminar dan juga dekorasi untuk membat taman di halaman rumah.

Indah sekali bukan tempat wisata di Bandung yang satu ini? berminat untuk menghabiskan waktu liburan di kota Bandung? supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan Paket wisata Bandung. Jika ingin menginap di kota Bandung, baca dulu info Hotel di Bandung untuk mencari pilihan tempat singgah sementara di Bandung.

Indahnya Bunga Abadi Edelweis

Bunga abadi sebenarnya selama ini identik dengan satu nama yang mungkin asing bagi sebagian orang, yakni Anaphalis Javanica, tetapi bagaimana jika disebut Edelweis? Tentu hampir semua orang, khususnya para penggiat alam bebas pendakian gunung mengenal si bunga abadi Edelweis Anaphalis Javanica atau Edelweis Jawa. Saat pertama kali melihat bunga ini, terasa unik dengan bunga yang kecil – kecil, cantik dan tak pernah layu.

Edelweiss (Leontopodium alpinum), salah satu bunga yang sangat terkenal sebagai “BUNGA GUNUNG EROPA”, sebagai salah satu keluarga BUNGA MATAHARI (Asteraceae).
Nama bunga ini berasal dari GERMAN edel (berarti Mulia-noble) dan weis (berarti Putih – white). Nama Genusnya Leontopodium berarti “LION’S paw” atau CAKAR MACAN, sedangkan LEON dari bahasa YUNANI – leon (lion) and podion ( KAKI, pous, foot).
  • Bunga ini bisa tumbuh mencapai ukuran 3-20cm (dalam perawatan dan pengembangan bisa mencapai 40cm). Daun yang muncul nampak seperti WOOL karena tertutup oleh BULU-BULU yang PUTIH.
  • Bunga ini mekar antara bulan JULI dan SEPTEMBER . Dan uniknya penyebaran bunga ini lebih menyukai daerah berbatu dan berkapur pada ketinggian 2000-2900m.
  • Bunga ini tidak beracun, dan sudah digunakan sebagai obat tradisional untuk melawan penyakit yang berhubungan dengan perut (pembedahan perut) dan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan.
  • Bunga ini biasanya tumbuh di lokasi yang tidak terjangkau, yang mana ini banyak terjadi di negara Slovenia dengan pegunungannya . Karena warna PUTIH-nya maka Switzerland menjadikannya sebagai simbol ke-MURNI-an dan ke-CANTIK-an, sehingga bangsa ROMANIA menyebutnya sebagai, floarea reginei (Queen’s flower).
  • Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweis Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m. Tumbuhan yang bunganya sering dianggap sebagai perlambang cinta, ketulusan, pengorbanan, dan keabadian ini sekarang dikategorikan sebagai tanaman langka.
  • Edelwis merupakan perlambang cinta yang penuh ketulusan mengingat tekstur yang halus dan lembut dengan warnanya yang putih (walau ini sebenarnya tergantung kepada habitat di mana ia tumbuh yang menyebabkan warnanya agak kekuning-kuningan, keabu-abuan ataupun kebiru-biruan).
  • Edelweis juga melambangkan pengorbanan. Bunga ini hanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung yang tinggi sehingga untuk mendapatkannya membutuhkan perjuangan yang amat berat. Ditambah lagi dengan adanya larangan membawa pulang bunga ini, pemetik harus main petak umpet dengan petugas Jagawana.
  • Meskipun dipetik bunga ini tidak akan berubah bentuk dan warnanya, selama disimpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan. Karenanya, Edelweis adalah bunga keabadian. Bunga yang membuat cinta akan tetap abadi!

Teratai Raksasa di Manggarai Timur

Ukuran lingkaran dari tumbuhan air yang satu ini bukan main besarnya dan melebihi ukuran dari teratai yang biasa kita jumpai di danau-danau atau rawa. Ingin menjumpainya tidak perlu pergi jauh-jauh ke hutan Amazon karena cukup datang di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores, NTT anda bisa melihat teratai berukuran besar di danau teratai raksasa.


Bahkan, satwa langka buaya darat juga terdapat di Kabupaten Manggarai Timur, khususnya di Kecamatan Sambi Rampas. Teratai raksasa ini tepatnya ada di Danau Rana Tonjong yang terletak di Desa Nanga Mbeling, Kecamatan Sambi Rampas, sekitar 3 kilometer utara Pota. Luas danau ini  2.200 kilometer persegi dan berada di sebuah dataran rendah yang dikelilingi perbukitan.
   
          Teratai raksasa ini memang menggila di danau itu lantaran seluruh permukaan danau ditumbuhi bunga teratai raksasa atau giant lotus (Victoria amazonica) atau tonjong dalam bahasa setempat. Bunga teratai memang berbunga, sama seperti bunga teratai raksasanya yang satu ini, akan  tetapi tumbuhan ini hanya berbunga sekali setahun pada bulan April dan Mei.

Di dalam bunga yang sudah mekar terdapat biji-bijian yang dapat dimakan mentah dan memiliki rasa seperti kacang tanah. Entah kenapa, bunga teratai ini tidak dapat tumbuh dan berbunga di tempat lain selain danau itu. Selain di tumbuhi oleh teratai raksasa itu, Danau Rana Tonjong juga  menjadi habitat bagi ikan air tawar, katak, dan tempat mencari makan bagi burung angsa putih.

Selain di Indonesia bunga teratai raksasa, seperti disinggung di atas juga bisa ditemui di  perairan dangkal sungai basin Amazon. Victoria Amazornica adalah genus teratai air terbesar yang ada didunia dan daunnya sendiri dapat tumbuh lebih dari 3 m diameternya dan memiliki berat bisa menyampaiu 70 pound atau 31 kg . Teratai raksasa ini disebut juga sebagai victoria regia setelah ratu victoria di Inggris, ketika di temukan oleh petualang yang bernama Robert Schomburgk pada tahun 1836.
 Teratai (Nymphaea sp.) adalah tanaman air yang banyak diminati para pecinta tanaman hias. Hal ini dikarenakan sosoknya yang anggun, indah, alami dan eksotis sekaligus  dapat menyejukkan pandangan. Selain karena indah, tumbuhan teratai  juga memiliki cara menyesuaikan diri terhadap tempat hidupnya dengan cara yang unik. Berkebalikan dengan kaktus yang hidup di daerah gersang, teratai justru hidup di daerah penuh air dan dapat mengapung di permukaan air. Teratai biasa ditemukan dipermukaan air yang tenang seperti kolam dan danau.

Daun teratai tipis dan lebar, berbentuk bundar atau oval. Bentuk daun ini sangat membantu mempercepat proses penguapan. Permukaan daun tidak mengandung lapisan lilin sehingga airnya jatuh kepermukaan daun tidak membentuk butiran air. 

Bunga Rafflesia Arnoldi terbesar


Menurut basis data yang ada, terdapat 2 juta spesies tumbuhan di dunia dan 50% di Indonesia.
karena posisi yang tepat dari Indonesia di khatulistiwa, menyebabkan Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat ideal untuk pertumbuhan berbagai jenis tanaman. Tapi sayangnya, tanaman langka, yang harus dilindungi tidak diobati dengan benar, sehingga populasi menurun dari hari ke hari.

 Ditemukan oleh Sir Stamfort kelompok (gubernur East Indi Perusahaan di Sumatera dan Jawa) dan Dr Joseph Arnord, seorang naturalis pada sebuah ekspedisi di Bengkulu pada 20 Mei 1818. Kedua nama tersebut diabadikan dalam hubungan ini dengan nama Latin Robert Brown.

Bunga tidak akar parasit, tidak ada daun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma.

Satu-satunya bagian yang bisa disebut "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tanaman merambat Tetrastigma. Bunga memiliki lima kelopak yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut laras. Pada dasar ada minat bagian seperti hidangan berduri, berisi benang sari bunga atau putik tergantung pada jenis kelamin, laki-laki atau perempuan.

Penyerbuk hewan lalat tertarik dengan bau yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya sekitar seminggu tua (5-7 hari) dan kemudian layu dan mati. Persentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina mekar sangat jarang berkumpul dalam seminggu, jika ada lalat yang datang membuahi.

Daun Sirih yang Banyak Manfaat

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada pohon lain. Seperti biasa daun dimakan budaya dan buah dengan mengunyah dengan gambir, pinang dan kapur. Namun, mengunyah sirih dikaitkan dengan kanker mulut dan pembentukan sel karsinoma skuamosa yang ganas. Sirih digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka);. Peran yang sangat penting dalam kehidupan dan Melayu seremonial berbagai  Tanaman merambat dapat mencapai ketinggian 15 m.

Batang sirih kehijauan coklat, bulat, tersegmentasi dan merupakan akar dari pintu keluar. Daun berbentuk hati tunggal, runcing, tumbuh secara bergantian, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang bau ketika dihancurkan. Panjangnya sekitar 5-8 cm dan lebar 2-5 cm. Bunga majemuk yang berbentuk daun telinga dan pelindung ± 1 mm elips. Dalam butir panjang laki-laki dari sekitar 1,5 - 3 cm, dan ada dua benang sari pendek menjadi panjang telinga perempuan adalah sekitar 1.5 - 6 cm di mana ada stigma tiga sampai lima potong putih dan kuning-hijau. Buah berbentuk bulat berwarna hijau keabu-abuan buni. Akar naik, bulat dan berwarna cokelat keemasan.

 Daun sirih juga dapat digunakan untuk sifat penyembuhan obat keputihan telah diuji secara klinis. Hal itu diungkapkan oleh Amir Syarif dari Bagian Farmakologi, Universitas Indonesia. Dia mengatakan bahwa daun sirih memiliki khasiat yang lebih signifikan dibandingkan dengan plasebo. Tes ini melibatkan 40 pasien dengan keputihan yang tidak hamil, menderita diabetes mellitus, atau penyakit jantung, dan ginjal. Dua puluh dari mereka mendapatkan daun sirih, sedangkan sisanya diberi plasebo. Kedua daun sirih atau plasebo diberikan kepada pasien vagina sebelum tidur selama tujuh hari. Dari 40 pasien, 22 orang mendapat pemeriksaan ulang, masing-masing 11 mendapat plasebo dan daun sirih. Hasil dari tes ini sekitar 90,9 persen pasien yang mendapat disembuhkan daun sirih, sedangkan kelompok plasebo hanya 54,5 persen.

 Sementara itu, di India ada laporan penelitian yang mengatakan daun sirih mempengaruhi kesuburan pria, seperti dilansir Indian Journal of Pharmacology. Pengaruh daun sirih pada kesuburan pria diuji pada tikus. Diduga, ekstrak daun sirih yang mengandung alkohol secara oral pada tikus memiliki efek antifertilitas. Menurut laporan ekstrak dosis meningkat menyebabkan penurunan jumlah sperma pada tikus. Di India, penelitian tentang daun sirih ini tidak hanya untuk kesuburan pria saja. Di sana, daun telah dipelajari untuk mengobati asma, bronkitis, rematik, lepra, dan sakit gigi, dan bahkan disfungsi ereksi.

Back To Top